Awan merupakan salah satu benda langit yang terbentuk dari gabungan partikel air, keberadaannya di atmosfer dengan jumlahnya yang banyak disertai tekanan dari suhu tertentu. Membuat awan terbagi dalam beberapa jenis, jenis-jenis awan muncul karena adanya fenomena seperti pengembunan awan yang merupakan perubahan bentuk dari partikel air ke beberapa bentuk.
Bisa berupa debu, garam laut, belerang dioksida hingga menjadi benda mikroskopik yang memiliki sifat higroskipik yang ukurannya 0,001 10 mikrometer. Jenis awan memiliki karakteristik yang berbeda, tergantung pada daya tampung air yang bisa diangkut oleh awan, serta berpengaruh pada tinggi atau rendahnya suhu awan.
Jenis awan ini terus berubah sepanjang waktu, dari perubahan yang ada membuat kombinasi bentuk awan. Perpaduan antara Cirrus dan Cumulus, akhirnya dinamakan Cirrocumulus, bentuknya seperti serat saling menumpuk. Gambar awan ini seperti sekumpulan ombak air putus-putus, terbuat dari kristal es, meski hanya se tetes saja akan terasa dingin.
Merupakan perpaduan awan Cirrus dan stratus, bentuknya dari awan Cirrus yang halus kemudian bersatu dan membentuk lembaran. Awan ini sangat luas dan sulit untuk diidentifikasi karena terlalu tipis, biasanya munculnya awan ini menandakan hujan akan datang usai terjadi cuaca panas.
Jenis awan perpaduan antara Cumulus dan Stratus, jenis-jenis awan dan gambarnya berbentuk dari sekumpulan awan cumulus yang bersatu. Lalu menyebar membentuk lapisan seperti selimut yang bertumpuk, meski awan ini muncul namun biasanya tidak menandakan hujan.
Perpaduan antara stratus, cumulus dan cirrus dinamakan dengan awan nimbus, awan ini biasanya membawa hujan. Warnanya abu-abu gelap, bentuknya tebal dan merata, serta mampu menutup sinar matahari secara luas hingga membuat suasana mendung.
Jenis awan dan gambarnya cukup besar serta menjulang tinggi seperti pohon, Cumulonimbus berwarna putih hingga seperti abu-abu yang sangat gelap. Awan ini membawa muatan kristal cukup banyak dan munculnya awan ini sekaligus sebagai pertanda munculnya hujan lebat.
Bentuk awan ini cukup unik karena seperti bola-bola salju yang menyebar di langit, namun terkadang bentuknya juga teratur dan bahkan terlihat lucu. Meski begitu, awan ini merupakan pertanda buruk munculnya badai petir, sehingga harus sangat diperhatikan kemunculan nya.
Bentuknya seperti lembaran tipis dan kadang membentuk jalur unik berwarna putih hingga abu-abu, meskipun masih dapat ditembus sinar matahari. Akan tetapi, kemunculan awan ini sekaligus menandakan akan turun hujan ringan.
Baca juga: Hukum Newton, Unsur Beserta Contoh di Dalamnya
Jenis-jenis Awan yang Ada di Langit
1. Awan Cirrocumulus
Jenis awan ini terus berubah sepanjang waktu, dari perubahan yang ada membuat kombinasi bentuk awan. Perpaduan antara Cirrus dan Cumulus, akhirnya dinamakan Cirrocumulus, bentuknya seperti serat saling menumpuk. Gambar awan ini seperti sekumpulan ombak air putus-putus, terbuat dari kristal es, meski hanya se tetes saja akan terasa dingin.
2 Awan Cirrostratus
Merupakan perpaduan awan Cirrus dan stratus, bentuknya dari awan Cirrus yang halus kemudian bersatu dan membentuk lembaran. Awan ini sangat luas dan sulit untuk diidentifikasi karena terlalu tipis, biasanya munculnya awan ini menandakan hujan akan datang usai terjadi cuaca panas.
3. Awan Stratocumulus
Jenis awan perpaduan antara Cumulus dan Stratus, jenis-jenis awan dan gambarnya berbentuk dari sekumpulan awan cumulus yang bersatu. Lalu menyebar membentuk lapisan seperti selimut yang bertumpuk, meski awan ini muncul namun biasanya tidak menandakan hujan.
4. Awan Nimbus
Perpaduan antara stratus, cumulus dan cirrus dinamakan dengan awan nimbus, awan ini biasanya membawa hujan. Warnanya abu-abu gelap, bentuknya tebal dan merata, serta mampu menutup sinar matahari secara luas hingga membuat suasana mendung.
5. Awan Cumulonimbus
Jenis awan dan gambarnya cukup besar serta menjulang tinggi seperti pohon, Cumulonimbus berwarna putih hingga seperti abu-abu yang sangat gelap. Awan ini membawa muatan kristal cukup banyak dan munculnya awan ini sekaligus sebagai pertanda munculnya hujan lebat.
6. Awan Altocumulus
Bentuk awan ini cukup unik karena seperti bola-bola salju yang menyebar di langit, namun terkadang bentuknya juga teratur dan bahkan terlihat lucu. Meski begitu, awan ini merupakan pertanda buruk munculnya badai petir, sehingga harus sangat diperhatikan kemunculan nya.