April 30, 2024

Mengenal Grit: Definisi dan Cara Menerapkannya ke Anak

GRIT

GRIT – Dalam dunia yang penuh dengan persaingan dan tantangan, kemampuan untuk tetap bertahan dan konsisten dalam mengejar tujuan menjadi hal yang sangat penting. Inilah yang dikenal sebagai ‘grit’. Namun, apa sebenarnya grit itu dan bagaimana cara mengajarkannya kepada anak? Mari kita kenali lebih dalam.

Apa Itu Grit?

Grit adalah kombinasi antara semangat, ketekunan, dan kegigihan dalam mencapai tujuan jangka panjang. Konsep ini dipopulerkan oleh psikolog Angela Duckworth, yang mendefinisikan grit sebagai “semangat dan ketekunan untuk tujuan jangka panjang.” Orang yang memiliki grit cenderung terus berusaha meskipun menghadapi hambatan, kegagalan, atau bahkan rasa bosan.

Grit berbeda dari bakat atau kecerdasan. Seseorang bisa saja sangat berbakat, tetapi tanpa ketekunan dan semangat, bakat tersebut mungkin tidak berkembang secara maksimal. Di sisi lain, seseorang dengan grit memiliki kemampuan untuk tetap fokus pada tujuan mereka, bahkan ketika jalan menuju tujuan tersebut tidak selalu mudah.

Mengapa Grit Penting untuk Anak?

Membangun grit pada anak sangat penting karena membantu mereka menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri dan ketahanan. Grit memungkinkan anak-anak untuk lebih tahan terhadap tekanan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Mereka dapat mengatasi tekanan akademik, persaingan ekstrakurikuler, dan tekanan sosial dengan sikap yang positif dan mentalitas yang kuat.

Anak-anak yang memiliki grit cenderung menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih besar. Mereka mampu mengatasi masalah sendiri, mengambil keputusan, dan mengelola tanggung jawab tanpa selalu mengandalkan orang lain. Kemandirian ini membentuk karakter yang kuat dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi kehidupan dewasa dengan lebih baik.

Selain itu, anak-anak dengan grit memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai bidang, seperti akademik, olahraga, atau seni. Kemampuan untuk melihat kegagalan sebagai kesempatan belajar memungkinkan mereka untuk bangkit kembali ketika menghadapi kesulitan. Mereka memahami bahwa kesuksesan membutuhkan kerja keras dan ketekunan, menjadikan mereka lebih tangguh dalam mengejar tujuan jangka panjang.

Cara Menerapkan Grit pada Anak

Mengembangkan grit pada anak adalah langkah penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan kehidupan dengan sikap yang gigih dan tekun. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua dan pendidik untuk membantu anak mengembangkan grit, yang melibatkan dukungan minat anak, pembelajaran ketekunan, pemberian tanggung jawab, penciptaan lingkungan yang mendukung, serta pemahaman tentang tujuan jangka panjang.

1. Dorong Minat dan Ketertarikan

Minat adalah pendorong utama dalam mengembangkan grit. Anak yang memiliki minat dan ketertarikan akan lebih mudah untuk bertahan dan tetap termotivasi saat menghadapi rintangan. Dorong anak untuk mengeksplorasi berbagai aktivitas dan temukan apa yang membuat mereka tertarik. Apakah itu olahraga, musik, seni, sains, atau mata pelajaran tertentu, menemukan sesuatu yang benar-benar mereka sukai akan membantu mereka membangun ketekunan dan semangat. Menyediakan berbagai peluang untuk mengeksplorasi minat ini juga dapat memicu kreativitas dan rasa ingin tahu anak.

2. Ajarkan Pentingnya Ketekunan

Ketekunan adalah inti dari grit. Ajarkan anak bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar dan bahwa yang terpenting adalah terus mencoba. Gunakan kisah-kisah inspiratif dari tokoh-tokoh sukses untuk mengilustrasikan bahwa ketekunan dan kerja keras adalah kunci untuk mencapai tujuan. Misalnya, ceritakan tentang Thomas Edison yang membutuhkan ribuan percobaan sebelum menemukan bola lampu, atau kisah Michael Jordan yang pernah ditolak dari tim basket sekolah namun kemudian menjadi salah satu atlet terhebat sepanjang masa. Dengan contoh-contoh ini, anak-anak akan memahami bahwa kegigihan adalah bagian penting dari mencapai kesuksesan.

3. Berikan Tanggung Jawab

Memberikan tanggung jawab kepada anak adalah cara efektif untuk mengajarkan konsistensi dan disiplin. Tanggung jawab ini dapat berupa tugas-tugas rumah tangga sederhana seperti mencuci piring, membersihkan kamar, atau merawat hewan peliharaan. Tanggung jawab di sekolah, seperti proyek kelompok atau tugas akademik, juga membantu anak mengembangkan rasa kewajiban dan konsistensi. Dengan memberikan tanggung jawab yang sesuai dengan usia dan kemampuan anak, mereka akan belajar pentingnya komitmen dan kesetiaan terhadap tugas.

4. Bangun Lingkungan yang Mendukung

Lingkungan yang mendukung adalah faktor krusial dalam mengembangkan grit pada anak. Ciptakan lingkungan di mana anak merasa dihargai dan didukung dalam upaya mereka. Berikan dorongan dan pengakuan saat mereka menunjukkan ketekunan dan semangat. Buatlah ruang di mana anak merasa aman untuk mencoba, gagal, dan mencoba lagi. Dengan adanya dukungan emosional yang kuat, anak akan lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan.

5. Ajarkan Tujuan Jangka Panjang

Anak perlu memahami pentingnya memiliki tujuan jangka panjang. Ajarkan mereka untuk menetapkan tujuan dan membantu mereka menyusun rencana untuk mencapainya. Diskusikan bahwa kesuksesan seringkali tidak instan dan mungkin membutuhkan waktu dan usaha yang konsisten. Dengan memahami konsep ini, anak-anak akan lebih fokus dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

Grit adalah faktor penting dalam mencapai kesuksesan dan kebahagiaan jangka panjang. Dengan mendorong minat, mengajarkan ketekunan, memberikan tanggung jawab, membangun lingkungan yang mendukung, dan mengajarkan pentingnya tujuan jangka panjang, orang tua dan pendidik dapat membantu anak mengembangkan grit. Dengan demikian, anak akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan dan mencapai potensi mereka yang penuh.

Konsep Grit ini pulalah yang tak hanya sekedar dikenalkan tapi juga diterapkan Sampoerna Academy ke anak-anak didik agar mereka mampu memiliki ketahanan serta percaya diri dalam menghadapi tantangan sehari-hari dan juga di masa depan. Tak hanya itu, melalui metode “power-of-play” yang inovatif, Sampoerna Academy membantu anak belajar dengan cara yang menyenangkan dan efektif. Program kami dirancang untuk mengembangkan keterampilan akademis, sosial, dan emosional anak secara holistik.

Tertarik untuk bergabung dengan Sampoerna Academy? Kunjungi situs resmi Sampoerna Academy dan langsung hubungi kami untuk daftarkan anak Anda menjadi bagian dari Sampoerna Academy.