• TENTANG
    • TENTANG KAMI
    • METODE PENGAJARAN
    • PIMPINAN
    • KEKUATAN SISTEM TERPADU
    • SA IN NUMBERS
    • KONTAK
  • SEKOLAH
    • PRA-SEKOLAH
    • SEKOLAH DASAR
    • SEKOLAH MENGENGAH PERTAMA
    • SEKOLAH MENENGAH ATAS
  • KAMPUS
    • KAMPUS L’AVENUE
    • KAMPUS BSD
    • KAMPUS MEDAN
    • KAMPUS SENTUL
    • KAMPUS SURABAYA
    • TUR VIRTUAL
      • L’AVENUE
      • BSD
      • SENTUL
      • MEDAN
      • SURABAYA PAKUWON INDAH
      • SURABAYA GRAND PAKUWON
  • ADMISI
    • ADMISI SAMPOERNA ACADEMY
    • CARA MENDAFTAR
    • JADWALKAN KUNJUNGAN
  • BERITA
    • BERITA
    • ACARA
  • STEAM
  • ONLINE LEARNING
  • BAHASA INDONESIA
    • BAHASA INDONESIA
    • ENGLISH
Sampoerna Academy
  • TENTANG
    • TENTANG KAMI
    • METODE PENGAJARAN
    • PIMPINAN
    • KEKUATAN SISTEM TERPADU
    • SA IN NUMBERS
    • KONTAK
  • SEKOLAH
    • PRA-SEKOLAH
    • SEKOLAH DASAR
    • SEKOLAH MENGENGAH PERTAMA
    • SEKOLAH MENENGAH ATAS
  • KAMPUS
    • KAMPUS L’AVENUE
    • KAMPUS BSD
    • KAMPUS MEDAN
    • KAMPUS SENTUL
    • KAMPUS SURABAYA
    • TUR VIRTUAL
      • L’AVENUE
      • BSD
      • SENTUL
      • MEDAN
      • SURABAYA PAKUWON INDAH
      • SURABAYA GRAND PAKUWON
  • ADMISI
    • ADMISI SAMPOERNA ACADEMY
    • CARA MENDAFTAR
    • JADWALKAN KUNJUNGAN
  • BERITA
    • BERITA
    • ACARA
  • STEAM
  • ONLINE LEARNING
  • BAHASA INDONESIA
    • BAHASA INDONESIA
    • ENGLISH
Sampoerna Academy > Konflik Sosial: Arti, Faktor, Akibat, dan Cara Menanganinya

Konflik Sosial: Arti, Faktor, Akibat, dan Cara Menanganinya

access_timeSeptember 23, 2022
perm_identity Posted by SEO Management
folder_open Artikel, Sekolah Menengah Atas
konflik sosial

Dalam kehidupan sosial bermasyarakat, kadang muncul konflik yang terjadi antara individu maupun kelompok. Konflik sosial ini menjadi salah satu fenomena sosial yang tak bisa dilepaskan dari masyarakat.

Namun sebenarnya, apa pengertiannya, apa faktor penyebab konflik sosial, dan bagaimana contoh konflik sosial? Simak selengkapnya dalam pengertian konflik sosial berikut ini!

Pengertian Konflik Sosial

konflik sosial

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konflik berarti percekcokan; perselisihan; pertentangan. Sedangkan sosial artinya berkenaan dengan masyarakat. Jadi, secara singkat, konflik sosial adalah sebuah perselisihan yang terjadi di masyarakat. Dalam konflik ini, ada pertentangan antar anggota masyarakat yang bersifat menyeluruh dalam kehidupan.

Jika ditelaah lebih dalam, kata konflik berasal dari kata kerja dalam Bahasa Latin, “configere” yang berarti saling memukul. Sedangkan saat dilihat secara sosiologi, konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih, dengan salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya.

Suatu konflik sosial akan berkembang menjadi kekerasan apabila upaya-upaya dalam pengelolaan konflik tersebut tidak dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh pihak yang berkaitan. Para ahli punya pendapat mereka sendiri soal pengertian konflik ini.

Taquiri dan Davis berpendapat bahwa konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang terjadi di dalam berbagai keadaan, ini merupakan akibat dari bangkitnya ketidaksetujuan, kontroversi, dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih secara terus-menerus.

Di lain pihak, Robbins berujar bahwa konflik merupakan proses sosial di masyarakat yang terjadi antara pihak yang punya kepentingan berbeda untuk saling memberikan dampak negatif. Dalam hal ini berarti pihak-pihak yang berbeda tersebut senantiasa memberikan perlawanan.

Sedangkan Lewis A. Coser berpendapat konflik merupakan perjuangan nilai atau tuntutan atas status dan jadi bagian dari masyarakat yang akan selalu ada. Jika ada masyarakat, maka akan ada konflik.

Alabaness punya pendapat lain dengan mengatakan konflik merupakan keadaan masyarakat yang mengalami kerusakan keteraturan sosial, dimulai dari individu atau kelompok yang tidak setuju dengan pendapat dari pihak lain, hal ini mendorong adanya perubahan sikap, perilaku, dan tindakan atas dasar ketidaksetujuan tersebut.

Terakhir, Soerjono Soekanto mengatakan bahwa konflik merupakan keadaan pertentangan antara dua pihak untuk berusaha memenuhi tujuan, caranya dengan menentang pihak lawan.

Contoh konflik sosial adalah misal terjadinya konflik antara tetangga yang memiliki latar kebudayaan berbeda, dan tak bisa menemukan titik tengah soal nilai-nilai yang mereka anut, sehingga terjadi ketegangan.

Baca juga: Pengertian Lembaga Sosial, Fungsi, Ciri-ciri, dan Contohnya

Faktor Penyebab Konflik Sosial

Ada beberapa faktor penyebab konflik ini, di antaranya:

  • Perbedaan Individu

Perbedaan pendirian, perasaan, dan pendapat di antara individu bisa membuat konflik karena tak ada kesamaan yang pasti antara satu orang dengan orang lain. Perasaan benci dan marah bisa muncul dari perbedaan ini, yang menimbulkan konflik.

  • Perbedaan Kebudayaan

Pola-pola kebudayaan menjadi salah satu latar belakang pembentukan serta perkembangan kepribadian seseorang. Hal ini sedikit banyak akan berpengaruh terhadap kepribadian seseorang, yang artinya orang dari beda kebudayaan akan memiliki tata sikap dan perilaku sosial yang berbeda.

Jika tak ada titik temu dalam perbedaan itu, maka akan terjadi konflik ini. Kebudayaan ini bisa jadi kebudayaan masyarakat, atau bahkan kebudayaan keluarga yang berbeda satu sama lain.

  • Perbedaan Kepentingan

Kepentingan yang berbeda antara individu maupun kelompok bisa menjadi sumber konflik. Perbedaan kepentingan ini bisa terjadi dalam hal kepentingan ekonomi, politik, dan lain sebagainya.

  • Perubahan Sosial yang Terlalu Cepat

Perubahan sosial yang berlangsung secara cepat serta mendadak akan membuat tatanan kehidupan masyarakat kacau dan membuat guncangan di masyarakat. Nilai-nilai yang ada dalam masyarakat bisa berubah dengan cepat, membuat muncul golongan-golongan yang berbeda pendiriannya dan terjadilah konflik.

  • Kurangnya Keharmonisan

Kurangnya keharmonisan dalam hal interaksi sosial juga bisa jadi faktor penyebab konflik sosial. Lalu, apa saja dampak konflik ini di masyarakat?

Dampak Konflik Sosial

konflik sosial

Konflik sosial memiliki banyak dampak, termasuk dampak negatif dan juga dampak positif.

Dampak Negatif

  • Bisa merusak integrasi sosial masyarakat.
  • Bisa menjadi penyebab trauma sosial dan psikologis.
  • Kehidupan masyarakat jadi tidak harmonis.
  • Bisa menimbulkan kerusakan harta benda.
  • Bisa menimbulkan rasa dendam.

Dampak Positif

  • Memperjelas aspek kehidupan yang masih belum tuntas di masyarakat.
  • Menimbulkan penyesuaian kembali nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat.
  • Mendorong solidaritas di antara anggota kelompok yang ada.
  • Mengurangi rasa ketergantungan terhadap individu dan kelompok.
  • Memunculkan kompromi baru yang dikenal dengan nama akomodasi.
  • Integrasi sosial lebih kuat.

Cara Menangani Konflik Sosial

Ada beberapa cara untuk menangani konflik ini, berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Paksaan

Paksaan dilakukan dengan cara memaksa dan menekan pihak lain agar menyerah. Paksaan atau coercion membuat salah satu pihak dalam konflik berada dalam keadaan yang lemah dibandingkan dengan pihak lawan.

Karena salah satu pihak harus mengalah dan menyerah secara terpaksa, cara ini sering kurang efektif.

  1. Kompromi

Kompromi dilakukan dengan pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya, hal in bertujuan untuk mencapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada.

  1. Arbitrasi

Cara dilakukan dengan adanya pihak ketiga, yang mendengarkan keluhan kedua pihak. Pihak ketiga ini berfungsi sebagai “hakim” yang mencari pemecahan masalah dan pemecahan tersebut sifatnya mengikat.

  1. Penengahan

Dalam cara ini, mediator diundang untuk menengahi sengketa. Mediator bertugas membantu mengumpulkan fakta, menjalin komunikasi yang terputus, menjernihkan dan memperjelas masalah, serta melapangkan jalan untuk pemecahan masalah yang ada

  1. Konsiliasi

Dalam cara ini, keinginan- keinginan dari pihak-pihak yang berselisih dipertemukan, demi tercapainya suatu persetujuan bersama.

Klasifikasi Konflik Sosial

Konflik ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, berdasarkan sifatnya serta berdasarkan posisi pelaku konflik.

Jenis berdasarkan sifatnya:

  1. Konflik destruktif, konflik yang justru menghancurkan masyarakat di dalamnya.
  2. Konflik konstruktif, konflik yang kemudian menghasilkan suatu perbaikan.

Jenis berdasarkan pelaku:

  1. Konflik vertikal, dengan adanya hierarki antara pelaku konflik.
  2. Konflik horizontal, pelaku konflik punya kedudukan relatif sama.
  3. Konflik diagonal, konflik karena ketidakadilan alokasi dalam masyarakat.

Demikian penjelasan lengkap soal arti, faktor penyebab, dampak, dan cara menangani konflik sosial. Untuk bisa menghadapi konflik yang ada, tentu diperlukan pembelajaran dengan praktik seperti yang diterapkan oleh Sampoerna Academy.

Dengan metode belajar sambil praktik ini, dapat memotivasi para siswa untuk eksplorasi, kolaborasi, kreativitas, serta penerapan pengetahuan dan keterampilan. Dengan begitu, siswa akan belajar tentang tanggung jawab pribadi dan pengembangan keterampilan interpersonal.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran, kurikulum, kunjungan, dan informasi seputar Sampoerna Academy silakan mengisi data di bawah ini.

Article Form
Referensi
Kompas
Newer Pengertian Lembaga Sosial, Fungsi, Ciri-ciri, dan Contohnya
Older Pengertian Eksponen, Persamaan, dan Sifat-sifatnya

Recent Post

  • Ketahui Perbedaan Antara ACP, IB dan A-Level
  • Kesiapan Sampoerna Academy Hadapi Pendidikan Era Society 5.0
  • Membangun Kecerdasan Emosional dan Intelektual pada Anak
  • Pentingnya Mengembangkan Keterampilan Sosial pada Anak
  • Manfaat Bimbingan Karir dan Universitas Bagi Remaja
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • September 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • August 2021
  • March 2021
  • January 2021
  • July 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • October 2019
  • April 2019
  • March 2019
  • October 2018
  • September 2018
  • July 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • August 2017

Sampoerna Academy (PT. Sekolah Sampoerna Internasional) is an International school that upholds Asian values at the forefront of learning.

  • location_on
    L'AVENUE OFFICE LT.3 JLN RAYA PASAR MINGGU KAV 16. RT.007 RW 009 PANCORAN SOUTH JAKARTA 12780
  • phone_android
    0813 3000 3002
sampoerna-schools-system sampoerna-university sampoerna-academy
Tautan Cepat
  • Beranda
  • Tentang
  • FAQ
  • Kontak
  • Karir
  • Kebijakan Privasi
Terhubung dengan Kami
  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Accredited By:

© 2022 Sampoerna Academy. All rights reserved.
keyboard_arrow_up
X