April 30, 2022

Gaya Tak Sentuh: Pengertian, Contoh & Penerapan di Kehidupan

contoh gaya tak sentuh

Gaya di dalam ilmu fisika dibagi menjadi dua, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya dalam hal ini berarti suatu tindakan yang diberikan terhadap suatu objek agar bisa melakukan respons tertentu. 

Mungkin sebagian orang mengira bahwa tindakan itu hanya dilakukan dengan sentuhan agar objek merespons, padahal sebenarnya ada pula tindakan tanpa sentuhan, tetapi memiliki efek yang sama. 

Nah, suatu  gaya yang dilakukan tanpa adanya tindakan secara langsung bergesekan itu disebut dengan gaya tak sentuh. Karena tidak memerlukan tindakan secara langsung, maka perlu ada unsur-unsur tertentu yang membuat tindakan itu seperti langsung. 

Lalu, bagaimana cara kerja gaya tak sentuh? Berikut ini penjelasannya. 

Pengertian Gaya Tak Sentuh

Gaya tak sentuh seperti yang telah dijelaskan sebelumnya berarti suatu gaya yang bekerja tanpa adanya sentuhan langsung terhadap objek yang akan diberi tindakan. Namun, meskipun tanpa sentuhan, sumber dari gaya tetap memberikan dampak terhadap objek atau benda. 

Jadi secara sederhana gaya tak sentuh adalah kondisi ketika suatu benda dapat bergerak atau berubah bentuk tanpa adanya sentuhan langsung dari sumber gaya. Adapun gaya yang termasuk gaya tak sentuh adalah gaya gravitasi. 

Namun, tak hanya gaya gravitasi, tetapi ada pula gaya listrik dan gaya magnet yang merupakan gaya tak sentuh. 

Dari definisinya tersebut, dapat dilihat bahwa perbedaan utama pada gaya sentuh dan gaya tak sentuh terletak pada sentuhannya. Dimana sentuh berarti secara langsung atau bergesekan langsung, sedangkan tak sentuh tidak.

Baca juga: Pengertian Fisika Kuantum, Teori, Gelombang dan Partikel

Contoh Gaya Tak Sentuh

Berikut adalah contoh gaya tak sentuh:

  • Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi merupakan salah satu contoh dari gaya tak sentuh. Seperti diketahui, gaya gravitasi bisa dibilang tidak terlihat secara langsung atau tidak kasat mata. Gaya gravitasi ini berasal dari matahari atau bumi, bukan berasal dari tangan manusia.

Jadi prinsip gaya ini adalah ketika partikel dalam benda yang mempunyai massa akan menimbulkan gaya tarik menarik. 

Sementara contoh dari gaya tak sentuh dari gravitasi adalah bumi yang mampu membuat benda seperti bulan, meteor, sampai satelit mendekat ke bumi. 

Sementara itu, pusat gravitasi terbesar di tata surya dimiliki oleh matahari. Sehingga semua objek yang ada di sekitar matahari akan berada sesuai dengan orbit dan mengitari matahari. 

Contoh lain dari gaya gravitasi adalah benda yang yang dijatuhkan dari atas ke bawah. Benda bisa jatuh ke bawah karena bumi memiliki gaya gravitasi. Jika tidak ada gaya gravitasi, maka benda-benda itu akan melayang. 

Hukum mengenai gaya gravitasi yang dimiliki oleh bumi ini pertama kali dikemukakan oleh ilmuwan terkemuka, Sir Isaac Newton pada tahun 1687. Dalam karyanya yang berjudul Philosophiae Naturalis Principia Mathematica menjelaskan mengenai gravitasi di dalam kehidupan manusia. 

Dari gagasannya itu, Newton kemudian membuat persamaan mengenai hukum gravitasi yang digambarkan berikut ini: 

rumus gaya tak sentuh

Keterangan: 

F = Besar gaya gravitasi

G = Konstanta gravitasi

M1 = Massa benda pertama

M2 = Massa benda kedua

r = Jarak kedua massa benda

Contoh Penerapan Gaya Gravitasi dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Buah yang jatuh ke bawah pohon. 
  • Manusia dapat beraktivitas sehari-hari berdiri tegak di permukaan tanah. 
  • Kendaraan bisa berjalan di atas permukaan jalan. 
  • Rumah bisa didirikan di permukaan. 
  • Perosotan
  • Fenomena hujan
  • Fenomena pasang surut air laut
  • Air terjun. 
  • Orang yang melompat akan selalu turun ke bawah. 
  • Tumbuhan dapat bertahan dengan kokoh di permukaan tanah dan tidak melayang. 
  • Gaya Listrik

Gaya listrik merupakan suatu gaya yang ditimbulkan oleh kandungan muatan listrik y di dalam suatu benda. Jadi, muatan listrik itu dapat menggerakan atau merubah bentuk suatu benda. Gaya listrik terbagi menjadi dua, yaitu tarik menarik dan tolak menolak. 

Pada dasarnya setiap benda yang ada di dalam kehidupan sehari-hari memiliki muatan listrik, yaitu muatan positif (proton) dan negatif (neutron). Namun, memang besaran dari muatan listrik pada benda-benda itu berbeda-beda. 

Di dalam muatan listrik terdapat medan listrik yang merupakan wilayah di sekitar benda bermuatan listrik. Wilayah medan listrik itu akan membuat aliran listrik terasa meskipun tidak bersentuhan langsung dengan benda yang mengandung muatan listrik. Kekuatan listrik pada benda yang ada di medan listrik ditentukan oleh besaran gaya Coulomb yang ada satu titik. 

Terdapat dua jenis gaya listrik, yaitu listrik statis dan listrik dinamis. Gaya listrik statis sesuai dengan namanya berarti muatan listrik dalam suatu benda jumlahnya tetap atau statis. Salah satu contoh dari gaya tak sentuh pada listrik statis adalah percobaan pada penggaris dan potongan kertas. 

Ketika menggosokkan penggaris plastik ke rambut dan mendekatkannya dengan sobekan kertas. Dalam percobaan itu, penggaris yang digesekan ke rambut akan menjadi bermuatan negatif, sedangkan kertas memiliki muatan positif sehingga kertas akan terbang mendekati penggaris tadi. 

Sedangkan gaya listrik dinamis merupakan gaya listrik yang memiliki sumber listrik yang bergerak dengan pola seperti arus, yaitu searah atau berlawanan arah. Gaya listrik dinamis ini umumnya ditemukan pada barang elektronik yang bisa dioperasikan ketika diberikan sumber listrik.  

Contoh Penerapan Gaya Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Makhluk hidup tersengat arus listrik sehingga terpental
  • Fenomena munculnya petir
  • Penggunaan alat elektronik seperti tv, kulkas, dll. 
  • Percikan api ketika besi bergesekan dengan jalan raya.
  • Pemakaian mesin fotocopy.
  • Penggunaan printer laser. 
  • Penggunaan lampu. 
  • Gaya Magnet

Gaya magnet memiliki cara kerja yang mirip dengan gaya listrik. Jadi gaya ini terbagi menjadi dua jenis juga, yaitu tarik menarik dan tolak menolak. Namun, yang membedakan pada gaya ini dengan gaya listrik adalah terjadi pada benda yang memiliki sifat magnet

Benda-benda itu merupakan benda seperti logam dan besi. Sifat magnet yang dimiliki oleh suatu benda dapat terjadi secara alami maupun secara buatan. 

Di dalam gaya magnet, terdapat pula medan seperti medan listrik yang dinamakan medan magnet. Medan magnet juga  merupakan wilayah sekitar magnet yang bisa membuat benda di sekitar magnet terpengaruh oleh sumber magnet. Medan magnet itu memiliki sifat sebagai berikut: 

  • Dalam sebuah magnet akan memiliki medan magnet yang bergerak ke arah kutub utara menuju kutub selatan. 
  • Kerapatan garis menggambarkan kekuatan dari magnet. 
  • Ujung kutub merupakan medan magnet terkuat
  • Semakin jauh medan magnet dari kutub, maka akan semakin lemah pula kekuatan dari magnet. 

Jika di gaya listrik terdapat dua muatan, yakni positif dan negatif, sedangkan pada gaya magnet terdapat dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Perbedaan kutub akan menyebabkan gaya tarik menarik, sedangkan kutub yang sama akan menyebabkan gaya tolak menolak. Gaya tolak menolak itu membuat dua benda tidak bisa saling menempel. Hal tersebut dapat ditemui ketika dua buah magnet didekatkan. 

Contoh Penerapan Gaya Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Pintu kulkas yang memanfaatkan magnet agar bisa tertutup rapat. 
  • Penggunaan mikrofon, pengeras suara, headset, sampai handphone yang memanfaatkan magnet
  • Kompas
  • Pendeteksi metal atau metal detector
  • Permainan darts 
  • Alat untuk mencari paku di jalan raya
  • Motor atau mobil listrik
  • Migrasi pada beberapa hewan seperti burung dan penyu
  • Magnet hiasan untuk kulkas
  • Magnet yang digunakan pada case handphone.
  • Charger tanpa kabel untuk handphone.

Demikianlah penjelasan mengenai gaya tak sentuh di dalam ilmu fisika. Materi sains seperti gaya tak sentuh di atas akan lebih mudah dipahami jika dilakukan dengan praktek seperti yang diterapkan di Sampoerna Academy. 

Karena pada dasarnya Sampoerna Academy akan memberikan metode pengajaran praktek yang akan memotivasi eksplorasi, kolaborasi, kreativitas, serta penerapan pengetahuan dan keterampilan dengan berbasiskan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Maths).

Oleh karena itu, segera bergabunglah dengan Sampoerna Academy. Mengenai informasi lebih lanjut soal metode pengajaran yang ditawarkan di Sampoerna Academy silakan klik link ini. 

Referensi
Bobo Grid – Materi Gaya Sentuh dan Tak Sentuh